Senin, 18 Maret 2013

Usaha Menarik Untuk Mahasiswa Berjibab



1Tema
konsep inovasi penjualan aksesoris wanita

2 Judul
“ Usaha Menarik Untuk Mahasiswa Berjilbab “

3  Latar Belakang
            Adanya banyak peluang yang tersedia untuk membuka suatu usaha atau suatu bisnis baru, memunculkan suatu gagasan, keyakinan dan niat untuk merintis suatu usaha baru untuk ditekuni. Hal ini disebabkan karena tersedianya peluang yang masih terbuka luas, adanya bahan – bahan yang mudah didapatkan, mudah dalam pengerjaannya serta harga yang relatif terjangkau.
                        Peluang untuk merintis usaha baru yang masih terbuka lebar terutama suatu usaha dalam hal pernak – pernik perempuan seperti aksesoris, membulatkan tekad untuk mulai merintis usaha aksesoris tersebut.
                        Aksesoris merupakan suatu pernak – pernik atau hiasan yang biasanya sering dipakai oleh seorang perempuan dengan tujuan untuk mempercantik dirinya atau agar terlihat lebih menarik. Oleh karena itu banyak sekali perempuan yang tertarik dan berminat untuk mengkoleksi aksesoris – aksesoris yang lucu, unik dan model yang trendy.
                        Oleh karena aksesoris banyak diminati, disukai dan digemari banyak orang, merintis usaha baru dengan membuka usaha aksesoris merupakan suatu pilihan usaha yang diharapkan dapat mendatangkan keuntungan yang cukup lumayan bagi pemiliknya. Hal ini dikarenakan, aksesoris banyak diminati oleh sebagian besar perempuan sehingga permintaan akan barang aksesoris tersebut juga banyak.
                        Berdasarkan adanya faktor – faktor di atas seperti adanya peluang, tersedianya bahan – bahan, sedikit pesaing dan banyak diminati, maka merintis suatu usaha baru dengan membuka usaha aksesoris merupakan suatu pilihan usaha yang cukup tepat. Dengan memproduksi barang yang unik, lucu dan model yang trendy serta harga yang relatif terjangkau, maka akan dapat menarik minat banyak orang untuk membeli

Strategi Penjualan  
ü   Produk yang di tawarkan trendy dengan model-model terkini yang disukui konsumen.
ü  Order produk baru dilakukan dalam 3 minggu sekali guna menjaga kepuasan konsumen serta meminimalisir kerugian yang didapat. Propuk yang tidak terjual dapat dialih fungsikan dengan membuka cabang misalnya dengan menitipkan produk aksesoris yang tidak terjual di kalangan sasaran pembeli mahasiswa dengan menganti konsumen di kota asal anda dengan bekerja sama dengan para pedagang di areal sekolah maupun berkolaborasi dengan saudara anda.
ü  Karena usaha ini merupakan usaha mahasiswa maka kami mencoba mengunakan inisiatif agar produk kami selalu laku dipasaran dengan mengunakan sistem kredit tanpa bunga dengan kisaran pembelian diatas Rp.10000,00 rupiah dengan jangkau waktu pelunasan selama 2 minggu. Sistem ini sengaja kami contoh dari sistem kredit yang diberikan pada nasabah bank ataupun pengguna layanan deler. Setelah kami kembangkan prospek ini terlihat peningkatan jumlah konsumen hal membuktikan kemudahan serta layanan penjual merupakan salah satu kunci untuk keberhasilan suatu usaha
ü       Bonus , Walaupun usaha kami masih merupakan usaha kecil sebagai sampingan mahasiswa akan tetapi kami berusaha mencoba berbagai trobosan baru agar dapat meningkatkan keuntungan penjualan kami, salah satu stategi yang kita coba tawarkan pada konsumen adalah Sintem “Bonus” , Kami menawarkan kepada konsumen pada setiap pembelian 5 produk aksesoris kami yang sudah di tentukan maka kami menyediakan 1 tambahan produk yang dapat dibawa konsumen secara Cuma-Cuma. Hal ini dapat kami lakukan dengan membagi keuntungan 15% dari kelima produk tersebut kemudian kami alokasikan untuk pembelian bonus untuk konsumen
ü      Keunggulan lain yang kami tonjolkan adalah pelayanan konsumen yang baik, karena dari berbagai survai yang kami lakukan salah satu faktor penentu dari keberlangsungan usaha adalah pelayanan dan komunikasi yang baik dengan konsumen.

    Lokasi Penjualan
            Usaha mahasiswa ini merupakan usaha tanpa adanya stand atau toko permanen malainkan suatu jenis usaha yang fleksibel karena lokasi yang dapat kita tentukan sesuai dengan sasaran konsumen yang kita anggap mempunyai ketertarikan terhadap produk kami.
            Lokasi yang biasa kami datangi adalah kosan , asrama atau pun pondok pesantren yang terdapat disekitaran tempat tinggal kami.

Beberapa contoh produk :
  images.jpg      images.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar